ReviewReviewReviewGadis Remaja Rentan Terpengaruh FreesexcyberDec 31, '07 8:55 AM
for everyone
Category:Other
Sebuah survey baru-baru ini menunjukkan, satu dari lima gadis remaja dapat dengan mudah mengakses pornografi lewat internet. Yang lebih parah lagi, di antara mereka ada yang tak sungkan untuk meniru atau mempraktekkan adegan-adegan porno.

Ini merupakan hasil survey yang dilakukan terhadap sekitar 800 gadis remaja Australia berusia 12 hingga 18 tahun. Survey dilakukan melalui angket yang disebarkan lewat halaman website majalah Girlfriend, sekaligus bagian dari kampanye selama setahun bertajuk "I delete bullies".

Menurut psikolog remaja terkemuka Australia, Dr Michael Carr-Gregg, kemudahan para remaja mengakses pornografi di internet telah memicu sebagian besar gadis remaja mempraktekkan aksi pornografi. Beberapa perempuan belia ini, lanjut Gredd, sudah tak sungkan untuk melakukan oral, anal maupun seks secara berkelompok.

Dari survey yang ditujukan meneliti kebiasaan remaja menggunakan internet ini juga terungkap, satu dari tiga gadis mengaku pernah difitnah atau pun diganggu oleh temannya melalui internet.

"Khayalan dari kondisi anonimitas di internet telah memberikan para gadis remaja ini sebuah keberanian virtual. Saya kira survey ini menjadi sebuah peringatan dini. Ini merupakan bukti yang jelas bahwa situasi ini semakin buruk ," ungkap Dr Carr-Gregg.

Dari survey yang digelar selama tiga bulan tersebut juga ditemukan beberapa fakta menarik. Sekitar 40 persen lebih para gadis mengaku pernah diminta seseorang untuk mengirim foto telanjang atau semi telanjang mereka melalui internet. Sepertiga responden juga mengaku pernah mengalami pelecehan seksual secara online.

Setengah responden di antaranya mengaku dengan bebas memberikan nomor telepon selular mereka di sekolah. Satu dari empat responden pernah difitnah atau dilecehkan melalui ponsel sedangakn seperempat lainnya difitnah melalui internet. Lebih dari 50 persen responden mengaku tak tahu bagaimana cara melaporkan aksi fitnah, pelecehan atau pun pornografi di internet.

Sebagai bagian dari kampanye, beberapa majalah remaja Australia seperti Girlfriend, MySpace dan Boost Mobile menuntut agar aksi cyber bullying dikategorikan sebagai tindak kejahatan.

Upaya mereka ini tengah mereka lobi dengan pihak Pemerintah Federal. Editor majalah Girlfriend Sarah Oakes mengatakan kelompoknya telah mendesak pemerintah untuk mengajukan peraturan yang bisa menghukum serta menghalau aksi cyber bully.

11 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ummusyaqilla wrote on Dec 31, '07
mengerikan ya...
moga generasi kita tidak demikian
arisgrungies wrote on Dec 31, '07
Terlanjur mbak....

dah kena juga generasi kita tu. coba aja tengok website yg paling rame trafficnya dan isinya selalu update tu site2 yg masang kayak gituan....

gilanya kerbanyakan semua berisi adegan2 mesum anak2 smu kalo ga mahasiswa...

edan deh
aroemmaniss wrote on Jan 2
moga aja tp dah banyak generasi kita yg dah terkena itu semua jd kita hanya bisa melihat dan mungkin berdo'a buat mereka agar mereka bisa berubah
erro7 wrote on Jan 2
di indo ndiri jg khan?.......tp np jg ngga pada nyadar?....mo mpe kpn bencana2 ini berlanjut?
s3g3r wrote on Jan 2
moga aja tp dah banyak generasi kita yg dah terkena itu semua jd kita hanya bisa melihat dan mungkin berdo'a buat mereka agar mereka bisa berubah
apakah dengan berdo'a saja bisa menyelesaikan suatu masalah tanpa adanya tindakan/penanganan agar masalah itu tidak semakin menjadi
aroemmaniss wrote on Jan 3
tindakan sich hrs ada tp semuanya gak ada artinya kalau tidak ada kesadaran pada diri pribadi masing -2
aandoang wrote on Feb 1
duuuuuuuuuuuuuh
kagak nyangka yaaa
begitulah kalo dunia bebas
jadinya yaaaaaaaaaaaa
caaaaaaapek deeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
aroemmaniss wrote on Feb 1
duuuuuuuuuuuuuh
kagak nyangka yaaa
begitulah kalo dunia bebas
jadinya yaaaaaaaaaaaa
caaaaaaapek deeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
ya namanya dunia bebas mungkin kita merasa capek tp banyak orang yang malah menyukai dunia bebas dan tak pernah merasa capek
awingiwawan21 wrote on Feb 3
Wedawwwwwwww ...
Jadi takut pakai cam dehhh takut diftnah ............

Dasar cyber bully....
kok sek onok umat sek koyok ngunu .....
aroemmaniss wrote on Feb 4
Wedawwwwwwww ...
Jadi takut pakai cam dehhh takut diftnah ............

Dasar cyber bully....
kok sek onok umat sek koyok ngunu .....
di dunia ini oarnmg bermacam -2 macam mas awing
dan sifat orng juga berbeda
apa sich yang gak ada dan gak mungkin terjadi didunia ini
tapi itu semua tergantung diri kita pribadi
rizsoekarno wrote on Mar 29
Itu merupakan dampak negatif dari technology mbak, harusnya pemerintah berusaha untuk mengeksplor segi positif dari technology dan menutup situs2 negatif. Saat ini menkominfo sudah mulai melakukan, smoga ke depannya lebih baik.
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help